Mengenai Saya

Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia
Klinik Kencana Asri Medika merupakan Klinik Spesialis Kulit Pertama dan Satu-Satunya di Mojosari. Dengan pelayanan dokter Spesialis Kulit dan Kelamin akan memberikan pelayanan Spesialistik yang Profesional untuk berbagai penyakit Kulit dan Kelamin serta Perawatan Kulit Sehat dan Kecantikan

Kamis, 08 Desember 2016

Verisela


Varisela atau chickenpox atau cacar air adalah suatu penyakit infeksi akut yang sangat menular terutama mengenai anak-anak, dengan erupsi yang khas berupa vesikel. Peyebabnya yaitu virus varisela-zooster (VVZ; HHV-3) suatu virus DNA. Penularan varisela terutama melalui udara (airborne droplets) namun dapat pula melalui kontak langsung. Lebih dari 90% kasus terjadi pada anak-anak  usia 1-14 tahun, biasanya kurang dari 10 tahun.

            Masa inkubasi umumnya 14-17 hari. Pada anak-anak gejala prodromal adalah ringan, terdiri dari malaise, nyeri kepala dan sumer-sumer yang timbul sebelum erupsi ke luar. Setelah itu  diikuti munculnya lesi kulit yang mula-mula timbul di daerah kulit kepala dan wajah, kemudian menyebar dengan cepat ke tubuh dan jarang pada ekstremitas dengan gambaran distribusi sentral.
#penyakitvirus #cacarair #varisela

Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : 2BA81A7A

Rabu, 07 Desember 2016

Scabies



Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh kutu/tungau/mite (Sarcoptes scabei).  Kutu ini berukuran sangat kecil dan hanya bisa dilihat dengan mikroskop. Penyakit Scabies ini juga mudah menular dari manusia ke manusia , dari hewan ke manusia dan sebaliknya. Scabies mudah menyebar baik secara langsung melalui sentuhan langsung dengan penderita maupun secara tak langsung melalui baju, seprei, handuk, bantal, air yang masih terdapat kutu Sarcoptesnya.


Penyebab Penyakit Scabies adalah kondisi kebersihan yang kurang terjaga, sanitasi yang buruk, kurang gizi, dan kondisi ruangan terlalu lembab dan kurang mendapat sinar matahari secara langsung. Penyakit kulit scabies menular dengan cepat pada suatu komunitas yang tinggal bersama sehingga dalam pengobatannya harus dilakukan secara serentak dan menyeluruh pada semua orang dan lingkungan pada komunitas yang terserang scabies, karena apabila dilakukan pengobatan secara individual maka akan mudah tertular kembali penyakit scabies

#Scabies #Gudik #Parasit #Kulitanak #Dermatologist

Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : 2BA81A7A

Senin, 05 Desember 2016

Ruam Susu Bukan Karena ASI


Ruam Susu Bukan Karena ASI


Ruam susu atau dermatitis atopik berbentuk bintik-bintik merah di pipi bayi. Karena disebut ruam susu, banyak orang mengira kelainan kulit itu terjadi akibat pemberian ASI. Istilah ruam susu muncul karena ruam terlokalisasi di pipi bayi yang sering terkena sisa ASI. Padahal, ruam susu bukan disebabkan oleh ASI. Perlu diketahui bahwa jika tidak diatasi, ruam susu dapat menyebar hingga ke leher dan punggung, daerah yang tidak terkena sisa ASI.

Ruam susu umumnya dialami oleh bayi dengan orang tua yang memiliki riwayat alergi. Karena  menimbulkan rasa gatal. Karena lokasinya di pipi, ruam susu yang gatal mudah digaruk oleh tangan bayi . padahal ruam yang diharuk bisa mencetus  lecet pada kulit dan menimbulkan luka terbuka yang memudahkan masuknya infeksi jamur dan bakteri.

Cegah dan atasi.
  • Langkah pertama mengatasi ruam susu adalah dengan menghindari pencetusnya. 
  • Ketika bayi terkena ruam, hindari memandikannya dengan air hangat sebab air hangat dapat membuat kulit lebih kering, sehingga semakin gatal.  
  • Mengoleskan  pelembab pada kulit pipi yang beruam juga baik untuk menjaga agar kulit tidak kering dan gatal.
  • Jika ruam meluas, apalagi disertai demam, kulit basah dan bayi rewel, bawalah bayi ke dokter.



#RuamSusu #DermatitisAtopi #KulitBayi #Dermatologist
Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : 2BA81A7A


Minggu, 04 Desember 2016

Cradle Cap


Cradle Cap merupakan kulit kepala si mungil dipenuhi lapisan semacam sisik tebal berwarna kuning kecoklatan, atau terkadang nampak seperti ketombe, besar kemungkinan si kecil mengalami kondisi yang dikenal dengan istilah cradle cap. Cradle cap biasanya terjadi pada bayi yang baru lahir hingga berusia 3 bulan. Pada umunya kondisi kulit ini tidak terjadi pada anak berusia di atas 1 tahun.

Pada kulit si kecil terdapat kelenjar penghasil minyak untuk melindungi kulit. Karena pengaruh hormon dari ibu, kelenjar ini bisa membesar dan menyebabkan kelebihan sebum. Sebum adalah zat berminyak yang terutama terdiri atas lemak, keratin, dan bahan selular yang diproduksi oleh kelenjar sebasea. Kelebihan sebum bisa menyebabkan peradangan sehingga terbentuklah kerak kekuningan mirip ketombe pada kulit kepala si kecil.
Pada konsisi tertentu, cradle cap dapat memicu infeksi pada kulit kepala bayi terutama jika kebersihan kulit kepalanya tidak terjaga. Kulit si kecil akan menjadi kemerahan dan bahkan disertai timbulnya pustula. Pustula adalah lepuhan-lepuhan kecil kekuningan berisi nanah yang muncul pada kulit. Infeksi ini terjadi karena adanya bakteri Staphylococcus aureus, jenis bakteri yang juga bisa menyebabkan penyakit impetigo. Komplikasi ini biasanya bersifat menular dan harus segera ditangani. Biasanya, dokter akan memberikan antibiotik berbentuk krim untuk dioleskan pada kulit kepala si kecil selama beberapa hari.

#CradleCap #KulitBayi #Dermatologist



Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : 2BA81A7A

Sabtu, 03 Desember 2016

Creeping Eruption




Creeping Eruption atau Cutaneus Larva Migrans merupakan Penyakit kulit yang disebabkan larva serangga atau cacing yang masuk ke bawah lapisan kulit. Invasi ini sering terjadi pada anak-anak terutama yang sering berjalan tanpa alas kaki,atau yang sering berhubungan dengan tanah atau pasir. Demikian pula para petani atau tentara sering mengalami hal yang sama.

Dapat dicegah dengan meningkatkan sistem sanitasi yang baik terutama yang terkait dengan feses. Pemakaian sepatu pada area dimana banyak terdapat penyakit cacing tambang. Memperhatikan kebersihan dan menghindari kontak yang terlalu banyak dengan hewan-hewan yang merupakan karier cacing tambang.

 
 

#CutaneusLarvaMigrans #Cacing #Parasit #Kulitanak #Dermatologist

Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462

BBM : 2BA81A7A

Jumat, 02 Desember 2016

Diaper Rash






Diaper rash atau ruam popok adalah istilah umum pada beberapa iritasi kulit yang berkembang pada daerah yang tertutup popok. Diaper rash paling banyak terjadi pada bayi.

Gejala: Merah-merah di daerah popok, Merah-merah yang berawal di sekeliling anus dan menyebar ke pantat dan kemudian ke paha.
Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Ruam Popok:
  • Pengeluaran air seni atau tinja berlebih dan frekuensi mengganti popok yang jarang.
  • Trauma kulit yaitu gesekan popok dan kulit.
  • Zat-zat iritan seperti Amonia (akibat pemecahan di urin oleh bakteri yang terdapat di tinja), tinja/feses saat diare, residu/sisa sabun deterjen, bahan yang terkandung dalam pembersih kulit, bedak dan krim kulit.
Tips Mencegah dan Mengatasi Diaper Rash:
  • Ganti popok sesegera mungkin setelah terasa basah. Atau minimal 2 jam sekali untuk menghindari diaper rash atau saat proses penyembuhannya. Paling tidak mengganti popok delapan kali dalam sehari.
  • Setelah melepas popok, basuh kulit dengan kapas atau handuk lembut yang sudah dibasahi air. Lalu biarkan beberapa menit tanpa popok agar daerah tersebut kering dan kulitnya dapat "bernafas" untuk beberapa saat.
  • Oleskan krim khusus untuk mencegah dan mengatasi diaper rash.
  • Membiarkan anak tidak mengenakan popok selama mungkin, membaringkan anak diatas permukaan lembut berdaya serap tinggi saat mengganti popok dan menggantinya segera saat basah.
#DiaperRash #KulitBayi #Dermatologist



Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : 2BA81A7A

Kamis, 01 Desember 2016

Kutil kelamin atau kondiloma akuminata




Kutil kelamin atau Kondilomata Akuminata


Kutil kelamin atau Kondilomata Akuminata akhir-akhir ini semakin  meningkat kasusnya. Kondiloma akuminata adalah tumor pada genitalia yang bersifat lunak seperti jengger ayam dan tidak nyeri. Pertumbuhan jaringan yang bersifat jinak, superfisial, terutama     di daerah genitalia (kelamin).
Penyebabnya adalah Human Papilloma Virus (HPV). HPV tipe 6 dan 11 menimbulkan lesi dengan pertumbuhan (jengger ayam). HPV tipe 16, 18, dan 31 menimbulkan lesi yang datar (flat). HPV tipe 16 dan 18 seringkali berhubungan dengan karsinoma genitalia (kanker ganas pada kelamin, misalkan: kanker serviks, kanker anus)
Umumnya di daerah lipatan yang lembab pada genitalia eksterna. Pada pria, misalnya di: perineum dan sekitar anus, sulkus koronarius, gland penis, muara uretra eksterna, prepusium, korpus dan pangkal penis.
Pada wanita, misalnya di: vulva dan sekitarnya, introitus vagina, labia mayor, labia minor, terkadang pada porsio uteri.
Masa inkubasi 2-3 bulan tergantung kekebalan tubuh. Cara penularan melaluiu hubungan seksual. Diagnosa terutama ditegakkan secara klinis. Lokalisasi lesi pada umumnya di daerah lipatan dan lelbab, misalnya daerah vulva, vagina sampai serviks, daerah perineum dan perineae. Lesi berupa papul, berwarna pucat dengan permukaan seperti bunga kol yang makin lama makin membersar sehingga sangat mengganggu.

Pengobatan
  • Tutul dengan asam triklorasetat (TCA)     80-90%. Atau digunakan larutan dengan konsentrasi 50%,     dioleskan setiap minggu.
  • Salep 5-fluorurasil 1-5% diberikan setiap hari sampai lesi hilang.
  • Bedah listrik (elektrokauterisasi).
  • Bedah beku dengan nitrogen cair.
  • Bedah skalpel.
  • Laser karbondioksida.
  • Interferon (suntikan i.m. atau intralesi) atau topikal (krim).    
 Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : 2BA81A7A