Mengenai Saya

Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia
Klinik Kencana Asri Medika merupakan Klinik Spesialis Kulit Pertama dan Satu-Satunya di Mojosari. Dengan pelayanan dokter Spesialis Kulit dan Kelamin akan memberikan pelayanan Spesialistik yang Profesional untuk berbagai penyakit Kulit dan Kelamin serta Perawatan Kulit Sehat dan Kecantikan

Selasa, 11 April 2017

kebiasaan penyebab jerawat



Kebiasaan Buruk Penyebab Jerawat yang Harus Anda Hindari!
Pernakah anda berfikir, mengapa jerawat bisa muncul? mungkin ya, mungkin tidak, karena kebanyakan orang hanya bisa membenci dan menyalahkan jerawat. Mereka tak mau tahu alasan mengapa wajah mereka bisa berjerawat. Padahal menurut saya, penting sekali bagi kita untuk mengetahui apa saja hal yang menjadi penyebab timbulnya jerawat. Mengapa saya katakan penting? karena dengan mengetahui penyebabnya minimal kita akan tahu apa saja yang harus kita hindari agar terhindar dari jerawat. Dengan kata lain, mengetahui faktor penyebab munculnya jerawat merupakan bentuk pencegahan awal terhadap jerawat, betul?
Hindari beberapa kebiasaa buruk yang dapat menjadi pemicu timbulnya jerawat berikut ini :
1. Penggunakan Alat Kosmetik yang Dapat Menyebabkan Iritasi 
Jerawat bisa muncul akibat penggunaan perlengkapan make-up / kosmetik. Alat kosmetik dapat menimbulkan iritasi pada kulit karena didalamnya terkandung beberapa zat kimia yang memang belum tentu cocok untuk semua jenis kulit,.
2. Terlalu Sering Mencuci Muka
Mencuci kulit wajah memang baik, namun jika terlalu sering dilakukan, juga dapat berbahaya bagi kulit. Karena hal tersebut justru akan membuat produksi kelenjar minyak / sel sebum dalam kulit  mengalami peningkatan.
3. Terlalu Sering Menyentuh Kulit Wajah
Saat tangan anda menyentuh kulit wajah, mungkin saja pada saat itu tangan anda tidak dalam keadaan bersih. Akibatnya dapat menjadi media penyebaran kuman / bakteri yang dapat menjadi penyebab jerawat.
4. Mengalami Stres atau Tekanan Batin
Salah satu penyebab jerawat adalah karena kadar hormon stres dalam tubuh berlebih. Dalam keadaan stress, produksi hormon stress dalam tubuh akan meningkat sehingga dapat menjadi pemicu munculnya jerawat.
5. Malas membersihkan keringat
Salah satu kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan jerawat adalah karena anda malas membersihkan keringat, dan membiarkannya dalam waktu yang cukup lama bahkan sampai
terbawa tidur. Sedangkan dalam keringat, terkandung bakteri yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
6. Malas Keramas
Malas keramas bisa menyebabkan jerawat lho! terlebih lagi jika kulit kepala anda memiliki minyak berlebih. Minyak tersebut akan mengalir kewajah lalu bercampur dengan debu, kotoran ataupun bakteri, yang akhirnya menyebabkan penyumbatan pada pori-pori kulit anda sehingga munculah jerawat.
7. Kurang Tidur atau Sering Begadang
Saat seseorang kurang tidur, maka ia akan mudah mengalami stres. Nah, seperti yang sudah dijelaskan diatas, bahwa salah satu faktor penyebab jerawat adalah stres. Selain itu, tidur terlalu malam juga dapat memperparah jerawat yang sudah ada sebelumnya.
9. Malas Mengganti Perlengkapan Pakaian dan Perlengkapan Tidur
Pakaian, sarung bantal, spai, handuk, jika tidak dicuci / diganti secara rutin sebenarnya mengandung banyak bakteri dan sel kulit mati yang jika kita gunakan secara terus menerus akan menyebabkan timbulnya penyakit kulit yang salah satunya adalah jerawat.
10. Mengeringkan Wajah Secara Berlebihan
Mengeringkan kurit secara berlebihan ternyata dapat membuat kulit anda mengalami iritasi. Sehingga kulit akan memproduksi minyak dalam jumlah cukup banyak dengan tujuan untuk menstabilkan keadaan kulit kedalam keadaan normal.
11. Menggunakan Produk Rambut
Menggunakan produk seperti minyak rambut, juga dapat menyebabkan jerawat. Karena pada biasanya produk rambut yang anda gunakan mengandung minyak, silikon, dan plasticizer yang dapat menyumbat pori-pori saat rambut bersentuhan dengan kulit Anda. Namun, jika anda memilih potongan rambut berponi, sebaiknya anda tidak menggunakan produk rambut yang menggunakan bahan-bahan yang sudah disebutkan tadi.
12. Lupa Membersihkan Kulit Wajah dimalam Hari
Orang-orang yang terkena jerawat biasanya adalah mereka yang sering bermalas-malasan untuk mencuci muka. Banyak wanita yang beraktivitas dengan selalu rutin menggunakan alat kosmetik seperti make-up. Tanpa mempeduli kebersihan kulit, salah satunya dengan lupa membersihkan kulit di malam hari. Sehingga sisa-sisa make-up tadi dapat menyumbat pori-pori wajah dan mengambat proses peremajaan kulit.
Setelah kita mengetahui apa saja hal yang dapat memicu terjadinya jerawat, kita akan dapat dengan mudah menemukan solusi untuk menghilangkan jerawat. Bagaimana caranya? ya tentu saja dengan menghindari semua hal yang dapat menjadi penyebab munculnya jerawat.

Nah, itulah beberapa kebiasaan buruk penyebab jerawat yang secara tidak sadar, kita lakuakn secara terus menerus. Intinya, jika kita ingi terhindar dari gangguan / penyakit kulit, kita harus pandai menjaga kebersihan kulit. Mungkin hanya itu yang dapat saya share, kurang dan lebihnya mohon dimaafkan. Semoga apa yang saya tulis ini dapat bermanfaat.


Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : 2BA81A7A
Silakan Kunjungi :
FB : @dokterspesialis kulit
        @dermatologistskincare kencana



Senin, 10 April 2017

promo all facial




       Spesial promo All Facial up to 15 %
Hasil gambar untuk animasi diskon
                           

                        Happy hour


                Mulai jam 10.00-14.00 wib
                               Setiap Hari







Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : 2BA81A7A


Minggu, 09 April 2017

Mengenal Jerawat (Acne Vulgaris)




Mengenal Jerawat (Acne Vulgaris)
Oleh: dr. Asri Rahmawati, SpKK


Jerawat merupakan salah satu gangguan kulit yang paling banyak dikeluhkan oleh wanita maupun pria, terutama di usia remaja. Munculnya jerawat sering terjadi pada masa pubertas antara usia 14-19 tahun yang disebabkan oleh perubahan hormon pada remaja. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 85% populasi mengalami jerawat pada usia 12-25 tahun, 15% populasi mengalaminya hingga usia 25 tahun. Jika tidak teratasi dengan baik, gangguan jerawat dapat menetap hingga usia 40 tahun. Selain menimbulkan bekas jerawat, efek utamanya adalah pada jiwa seseorang, seperti krisis percaya diri atau minder dan depresi.

Karena hal tersebut di kesempatan ini kita akan mengenal lebih jauh tentang jerawat. Jerawat (bahasa Inggris: acne) adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak (sebaceous gland) yang menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. Daerah yang mudah terkena jerawat ialah di muka, dada, belakang dan atas lengan.

Peradangan pada kulit terjadi jika kelenjar minyak memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan sehingga terjadi penyumbatan pada saluran kelenjar minyak dan pembentukan komedo (whiteheads) dan seborhoea. Apabila sumbatan membesar, komedo terbuka (blackheads) muncul sehingga terjadi interaksi dengan bakteri jerawat. Jerawat digolongkan ringan bila bentuknya masih komedo dengan jumlah lesi kurang dari 30. Apabila jumlah lesi berkisar antara 30-125 maka dinamakan jerawat sedang (papule). Jerawat besar yang disebut nodul atau kista timbul bila lesi di atas 125.

Penyebab Jerawat
Penyebab sebenarnya mengapa seseorang mempunyai jerawat dan yang lain tidak punya masih belum diketahui secara menyeluruh. Beberapa faktor yang memicu jerawat ialah:
1. Stres
2. Keturunan dari orangtua
3. Aktivitas hormon
4. Kelenjar minyak yang hiperaktif
5. Bakteri di pori-pori kulit
6. Iritasi kulit atau karena garukan
7. Anabolic steroid
8. Pil pengontrol kelahiran / pil KB, namun banyak wanita mengalami penurunan munculnya jerawat semasa pemakaian pil

untuk informasi lebih lanjut hubungi:
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
082146523462

Jumat, 07 April 2017

TINEA CAPITIS


TINEA CAPITIS

Tinea capitis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur pada kulit kepala. Penyakit ini sangat menular dan kebanyakan diderita oleh anak-anak, mulai dari balita sampai usia sekolah. Komplikasi tinea capitis bisa berupa kerontokan rambut dan luka permanen di kulit kepala.

Gejala Tinea Capitis

Gejala penyakit ini dapat bervariasi pada tiap penderita. Tetapi umumnya kulit kepala seseorang yang terkena penyakit ini akan terasa sangat gatal. Selain itu, di kulit kepala akan tampak bagian bulat yang botak, bersisik, berwarna merah, dan kadang-kadang bengkak.
Kebotakan juga bisa terjadi pada area yang terinfeksi. Biasanya pada sisi kepala yang mengalami kebotakan tersebut akan tampak pola titik-titik hitam yang sebenarnya merupakan rambut yang telah patah. Pada kasus tinea capitis yang parah, terdapat luka di kulit kepala yang mengeluarkan nanah.Selain gejala-gejala di atas, tinea capitis juga bisa disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening di leher dan demam ringan.

Penyebab Tinea Capitis Tinea capitis merupakan penyakit menular. Serangan infeksi akibat jamur dermatofit pada lapisan luar kulit kepala dan batang rambut adalah penyebab utama penyakit ini.

Seseorang bisa tertular tinea capitis apabila bersentuhan langsung dengan kulit penderita. Kasus penularan seperti ini adalah yang paling sering terjadi. Selain itu, seseorang juga berisiko tertular tinea capitis jika menyentuh hewan-hewan pembawa penyakit ini. Contoh-contoh hewan pembawa penyakit tinea capitis adalah:
·                    Kucing
·                    Anjing
·                    Kuda
·                    Domba
·                    Sapi
·                    Babi
Selain penularan secara langsung, tinea capitis juga bisa menular secara tidak langsung, yaitu ketika kita menyentuh permukaan benda yang mengandung jamur dermatofit karena sebelumnya telah tersentuh oleh penderita atau hewan pembawa penyakit ini. Contoh-contoh benda perantara adalah:
·                   Handuk
·                   Baju
·                   Sikat
·                   Sisir
·                   Seprai

Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : 2BA81A7A
  

Kamis, 06 April 2017

RAMBUT RONTOK


RAMBUT RONTOK

Rambut rontok adalah keadaan ketika folikel rambut menghasilkan sel-sel rambut baru, sel-sel rambut yang lebih tua didorong keluar melalui permukaan kulit dengan kecepatan sekitar 15cm per tahun. Rambut tumbuh di mana-mana pada kulit manusia kecuali pada telapak tangan dan telapak kaki kita, tetapi banyak rambut yang begitu halus sehingga hampir tak terlihat. Rambut terdiri dari protein yang disebut keratin yang diproduksi link di folikel rambut di lapisan luar kulit. Rambut yang dapat kita lihat sebenarnya adalah sel keratin mati. Rata-rata kepala orang dewasa memiliki sekitar 100.000 hingga 150.000 rambut dan kehilangan hingga 100 helai rambut sehari; menemukan beberapa helai rambut disisir belum tentu suatu gangguan kesehatan.


Pada satu waktu, sekitar 90% dari rambut di kulit kepala seseorang tumbuh. Setiap folikel memiliki siklus hidup sendiri yang dapat dipengaruhi oleh usia, penyakit, dan berbagai faktor lainnya. Siklus hidup rambut ini dibagi menjadi tiga tahap:
  • Anagen – pertumbuhan rambut aktif yang berlangsung     antara dua sampai enam tahun.
  • Katagen – pertumbuhan rambut transisi yang berlangsungselama dua sampai tiga minggu.
  • Telogen – fase istirahat yang berlangsung sekitar dua sampai tiga bulan; pada akhir fase istirahat rambut hilang dan rambut baru akan menggantikannya, dan siklus pertumbuhan dimulai lagi Seiring bertambahnya usia, laju pertumbuhan rambut melambat.
Kerontokkan rambut anagen terjadi karena aktivitas umbi rambut terhenti misalnya karena pengaruh obat-obatan sitostatik yang menghambat reproduksi sel.
Dikenal beberapa jenis alopecia: berikut Beberapa Jenis Macam Macam Alopecia / Kebotakan
a. Alopecia symtomatica
Pada alopecia symtomatica terjadi kerontokkan rambut secara mendadak dan merata setelah mengalami penyakit sitemik yang disertai demam tinggi, karena penyakit-penyakit menahun, setelah kehamilan, setelah mengalami rekasi alergi yang hebat, setelah mengalami goncangan jiwa, dan pada keadaan gizi yang buruk. Kerontokkan rambut secara berlebihan demikian terjadi karena kerusakan sementara papil rambut. Setelah papil rambut pulih keadaannya, maka pertumbuhan rambut akan menjadi baik.
b. Alopecia areata
Pada kelainan ini terdapat daerah atau daerah-daerah kulit kepala yang pitak. Daerah yang tidak berambut berbatas jelas, kulitnya tipis, bersih, mengkilat, tanpa ujung patahan rambut. Sebab alopecia areata kadang-kadang jelas, tetapi kadang-kadang tidak diketahui. Ada kalanya kelainan ini sembuh, tetapi dapat juga memburuk, menjadi alopecia totalis. Nama lain untuk alopecia areata adalah pelade.
Dikenal beberapa jenis alopecia areata:
-  Alopecia liminaris atau alopecia marginalis: kegundulan di dahi dibelakang kepala karena tekanan penggulung rambut logam, topi atau helm.
-  Pressure alopecia: kegundulan yang terjadi karena tekanan Pada bayi terjadi di aderah belakang kepala dan leher karena tekanan bantal pada bagian tersebut.
-   Ophiasis: suatu bentuk alopecia areata yang menjalar secara memanjang dengan melingkar-lingkar seperti ular.
-   Kegundulan menurut pola laki-laki: suatu keadaan yang diturun temurunkan, dan juga dipengaruhi faktor endokrin. Jenis alopecia ini dijumpai pada laki-laki yang berusia lanjut. Kerontokan rambut mulai menjelas umur 30 tahun di dahi dan puncak kepala, sehingga batas rambut lambat laun mundur. Jika ada rambut yang tertinggal biasanya rambut ini halus.
c. Alopedia totalis atau alopecia universalis atau alopecia areata maligna.
Pada kelainan ini terjadi kerontokan rambut yang menyeluruh, sehingga semua rambut di kulit kepala, wajah dan tubuh hilang.
d. Alopecia seborrhoica
Terjadi sebagai akibat seborrhoe kulit kepala. Kerontokan rambut terjadi secara menahun dan merata, mulai di daerah pelipis, lalu meliputi dahi dan puncak kepala, sehingga hanya di daerah belakang kepala dan di atas telinga tersisa rambut. Kadang-kadang seluruh kepala menjadi botak, namun ini hanya terjadi pada laki-laki. Pada perempuan alopecia seborrboica tidak berakibat kebotakan, hanya berupa pengurangan lebatnya rambut. Kerontokan rambut pada seborrhoe terjadi karena senyawa-senyawa tertentu (skualen) dalam palit. Senyawa-senyawa ini berkhasiat depilatorik.

Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : 2BA81A7A
Silakan Kunjungi :
FB : @dokterspesialis kulit
        @dermatologistskincare kencana



Senin, 03 April 2017

Kapan pemeriksaan pap smear sebaiknya dilakukan?


Kondisi kanker serviks yang baru diperiksakan setelah gejala sudah muncul bisa dianggap sudah terlambat untuk ditangani. Di sinilah pentingnya peran pemeriksaan pap smear secara teratur untuk mendeteksi adanya kelainan sel yang berisiko menjadi sel kanker. Pemeriksaan pap smear adalah prosedur pengambilan sampel sel dari leher rahim untuk memastikan ada atau tidak adanya ketidaknormalan yang dapat mengarah kepada kanker serviks pada wanita. Meski tes ini sangat penting, tetapi banyak wanita yang masih belum menjalani tes ini secara rutin karena kurangnya informasi.

Kapan pemeriksaan pap smear sebaiknya dilakukan?
Pemeriksaan pap smear sebaiknya diambil tiap dua tahun sekali dimulai dari usia 21 tahun. Setelah usia 30, tes ini dapat diambil tiap tiga tahun sekali. Di Indonesia, pemeriksaan pap smear umumnya perlu dijalani oleh wanita usia subur yang sudah menikah atau aktif secara seksual. Wanita usia subur adalah wanita yang berusia 15-49 tahun. Pada beberapa kasus, pemeriksaan pap smear dapat dikombinasikan dengan tes untuk mendeteksi human papillomavirus (HPV), terutama pada wanita 30 tahun ke atas.
Namun dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan lebih sering jika pasien memiliki faktor risiko tertentu, seperti mengidap infeksi HIV, didiagnosis mengidap sel prekanker pada pemeriksaan sebelumnya, memiliki riwayat kanker serviks dan mengalami kelemahan sistem imun akibat transplantasi organ atau tindakan medis lain. Selain itu, pemeriksaan pap smear dapat dihentikan setelah seseorang menjalani histerektomi total atau berusia 65 tahun yang memiliki hasil tes negatif.

Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : 2BA81A7A

Minggu, 02 April 2017

Gonorhea



Gonore atau kencing nanah adalah salah satu penyakit menular seksual yang umum dan disebabkan oleh bakteri bernama Neisseria gonorrhoeae atau gonococcus. Pria maupun wanita bisa terjangkit penyakit ini. Bakteri gonococcus biasanya ditemukan di cairan penis dan vagina dari orang yang terinfeksi.

Bakteri penyakit ini bisa menyerang dubur, serviks (leher rahim), uretra (saluran kencing dan sperma), mata, dan tenggorokan.
gonore - Alodokter
Gonore paling sering menular melalui hubungan seks, seperti seks oral atau anal, mainan seks yang terkontaminasi atau tidak dilapisi dengan kondom baru tiap digunakan, dan berhubungan seks tanpa menggunakan kondom. Bayi juga bisa terinfeksi saat proses kelahiran jika ibunya mengidap penyakit gonore dan umumnya menjangkiti mata bayi, hingga berpotensi mengakibatkan kebutaan permanen.
Bakteri gonore tidak bisa bertahan hidup di luar tubuh manusia untuk waktu yang lama, itu sebabnya gonore tidak menular melalui dudukan toilet, peralatan makan, berbagi handuk, kolam renang, berbagi gelas, ciuman, dan pelukan.
Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : 2BA81A7A