Mengenai Saya

Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia
Klinik Kencana Asri Medika merupakan Klinik Spesialis Kulit Pertama dan Satu-Satunya di Mojosari. Dengan pelayanan dokter Spesialis Kulit dan Kelamin akan memberikan pelayanan Spesialistik yang Profesional untuk berbagai penyakit Kulit dan Kelamin serta Perawatan Kulit Sehat dan Kecantikan

Selasa, 10 Januari 2017

Kutil kelamin atau Kondilomata Akuminata





Kutil kelamin atau Kondilomata Akuminata

Kutil kelamin atau Kondilomata Akuminata akhir-akhir ini semakin  meningkat kasusnya. Kondiloma akuminata adalah tumor pada genitalia yang bersifat lunak seperti jengger ayam dan tidak nyeri. Pertumbuhan jaringan yang bersifat jinak, superfisial, terutama     di daerah genitalia (kelamin).
Penyebabnya adalah Human Papilloma Virus (HPV). HPV tipe 6 dan 11 menimbulkan lesi dengan pertumbuhan (jengger ayam). HPV tipe 16, 18, dan 31 menimbulkan lesi yang datar (flat). HPV tipe 16 dan 18 seringkali berhubungan dengan karsinoma genitalia (kanker ganas pada kelamin, misalkan: kanker serviks, kanker anus)
Umumnya di daerah lipatan yang lembab pada genitalia eksterna. Pada pria, misalnya di: perineum dan sekitar anus, sulkus koronarius, gland penis, muara uretra eksterna, prepusium, korpus dan pangkal penis.
Pada wanita, misalnya di: vulva dan sekitarnya, introitus vagina, labia mayor, labia minor, terkadang pada porsio uteri.
Masa inkubasi 2-3 bulan tergantung kekebalan tubuh. Cara penularan melaluiu hubungan seksual. Diagnosa terutama ditegakkan secara klinis. Lokalisasi lesi pada umumnya di daerah lipatan dan lelbab, misalnya daerah vulva, vagina sampai serviks, daerah perineum dan perineae. Lesi berupa papul, berwarna pucat dengan permukaan seperti bunga kol yang makin lama makin membersar sehingga sangat mengganggu.

Pengobatan
  • Tutul dengan asam triklorasetat (TCA)     80-90%. Atau digunakan larutan dengan konsentrasi 50%,     dioleskan setiap minggu.
  • Salep 5-fluorurasil 1-5% diberikan setiap hari sampai lesi hilang.
  • Bedah listrik (elektrokauterisasi).
  • Bedah beku dengan nitrogen cair.
  • Bedah skalpel.
  • Laser karbondioksida.
  • Interferon (suntikan i.m. atau intralesi) atau topikal (krim).    

Untuk Informasi Lebih lanjut hubungi :
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/SMS/WA : 082146523462
BBM : 2BA81A7A





Senin, 09 Januari 2017

Pentingnya vaksinasi HPV




Pentingnya vaksinasi HPV adalah karena faktanya berdasarkan studi ternyata tanpa vaksinasi hampir~ 50% wanita memberikan respon imun alamiah yang tidak terukur sesudah infeksi HPV, bahkan sesudah infeksi alamiah didapati respon imun yang lemah, hal ini disebabkan karena kemampuan virus HPV tersebut yang dapat menghindar dari sistem imun alamiah tubuh, bahkan menekan sistem imun alamiah tubuh.


Sehingga, vaksinasi HPV untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus HPV merupakan tindakan pencegahan primer yang direkomendasikan oleh WHO.
Vaksinasi HPV yang paling efektif dilakukan pada masa kanak-kanak atau remaja karena akan memberikan respon imun yang lebih baik. Namun demikian, orang dewasa yang divaksinasi HPV juga masih mendapatkan manfaatnya.
Ada dua bentuk vaksin HPV yang saat ini tersedia, yaitu:
  • Vaksin bivalen: Mencegah infeksi oleh HPV – 16 dan HPV – 18. Vaksin jenis ini digunakan untuk pencegahan terhadap kanker serviks pada wanita
  • Vaksin quadrivalen: Mencegah infeksi oleh HPV – 16, HPV – 18, dan juga HPV – 6 dan HPV – 11. Vaksin quadrivalen digunakan untuk mencegah kanker serviks, pra-kanker vulva, pra-kanker vagina dan kutii kelamin pada wanita serta mencegah kutil kelamin dan pra-kanker anal pada pria. Perempuan yang mendapatkan vaksinasi HPV akan mendapatkan perlindungan dari terkena kanker serviks, prakanker vulva dan vagina.
Akan halnya pada pria, meskipun tidak mengalami kanker serviks, tetapi vaksin HPV quadrivalen dapat mencegah pria terkena kutil kelamin, kanker dubur (anus), dan hal yang penting adalah vaksinasi HPV pada pria dapat mencegah penyebaran HPV kepada pasangan seksualnya.
Vaksin quadrivalen telah disetujui untuk digunakan pada anak perempuan dan wanita usia 9-45 tahun, sedangkan pada pria dan anak laki-laki dapat diberikan pada usia 9 sampai 26 tahun.
Yang perlu dipahami adalah, vaksin HPV tidak mengobati atau menyembuhkan penyakit akibat infeksi HPV pada perempuan atau laki-laki yang sudah mengalami penyakit oleh karena HPV ini.

Untuk Informasi Lebih lanjut silakan hubungi:
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
 082146523462


Minggu, 08 Januari 2017

Kutil kelamin atau genital warts





Kutil kelamin atau genital warts (condylomata acuminata) disebabkan oleh HPV tipe 6 & 11. Pada kutil kelamin, hampir 100% disebabkan oleh HPV. Kutil kelamin dapat terjadi baik pada pria maupun wanita.

Meskipun tidak menyebabkan kanker, namun kutil kelamin memberikan beban psikologi, rasa malu dan biaya karena umumnya penyakit ini sering kali muncul kembali meski telah melalui proses pengobatan. Mereka yang terinfeksi oleh HPV tipe ini juga lebih rentan terhadap infeksi HPV tipe lain yang bisa jadi penyebab kanker serviks.
Pada wanita, Kutil kelamin dapat muncul di dalam dan di luar alat kelamin, area sekitar kelamin dan juga pada leher rahim (serviks). Kutil kelamin dapat menyebabkan gejala seperti terbakar, gatal, atau nyeri, sedangkan pada pria, kutil kelamin muncul di penis atau area sekitar penis.
Jenis-jenis HPV yang menyebabkan kutil kelamin berbeda dari jenis yang dapat menyebabkan kanker serviks.
Kutil kelamin dapat menghilang sendiri tanpa pengobatan. Namun, ketika mereka pertama kali ditemukan, tidak ada cara untuk mengetahui apakah kutil itu akan menghilang atau tumbuh lebih besar.
Tersedia sejumlah pilihan pengobatan, tergantung pada ukuran dan lokasi dari kutil kelamin tersebut.
Dokter dapat memilih untuk meresepkan krim atau solusi khusus untuk kutil. Beberapa kutil kelamin dapat dihilangkan dengan teknik pembekuan, membakarnya, atau menggunakan laser. Jika kutil kelamin tidak merespon pengobatan ini, dokter dapat melakukan operasi untuk membuangnya.
Ada kemungkinan bahwa kutil kelamin dapat muncul kembali setelah pengobatan karena jenis HPV yang menyebabkannya masih ada.
Kutil kelamin hanyalah salah satu konsekuensi dari infeksi HPV

Untuk Informasi Lebih lanjut silakan hubungi:
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto

082146523462

Jumat, 06 Januari 2017

Hpv bagi wanita

                                 


      Bagi wanita yang terinfeksi virus HPV onkogenik, perubahan abnormal dapat terjadi pada lapisan serviks. Sel-sel abnormal ini, jika tidak terdeteksi atau diobati, dapat menyebabkan pra-kanker dan kanker.
Perkembangan kanker serviks sendiri umumnya dapat memakan waktu beberapa tahun meskipun dalam kasus yang jarang hal ini bisa terjadi dalam waktu satu tahun. Itulah mengapa deteksi dini sangat penting. Bicaralah dengan dokter Anda tentang tes Pap  (juga dikenal sebagai Papanicolaou smear atau Pap smear), yang dapat membantu mendeteksi perubahan sel yang mencurigakan pada serviks.
Karena infeksi HPV biasanya tidak menunjukkan tanda-tanda atau gejala, banyak wanita yang mungkin tidak akan tahu jika ternyata telah terinfeksi. Kebanyakan wanita baru mengtahui mereka memiliki HPV setelah dilakukan test DNA HPV terhadap hasil tes Pap yang abnormal.
Tes Pap merupakan bagian dari pengujian ginekologi dan membantu mendeteksi sel abnormal pada lapisan serviks. Dokter melakukan tes Pap untuk menemukan dan mengobati sel-sel serviks yang abnormal ini sebelum mereka memiliki kesempatan untuk berubah menjadi pra-kanker atau kanker.




Untuk Informasi Lebih lanjut silakan hubungi:
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/Sms/WA:082146523462
BBM : 2BA81A7A

Kamis, 05 Januari 2017

HPV 3

                               


       HPV sangat menular sehingga mungkin saja Anda hanya sekali terpapar virus itu dan kemudian tertular. Diperkirakan bahwa banyak orang mendapatkan HPV dalam waktu 2 sampai 3 tahun pertama mereka ketika aktif secara seksual. Menurut WHO, dua pertiga dari semua orang yang memiliki kontak seksual dengan pasangan yang terinfeksi akan mengalami infeksi HPV dalam waktu 3 bulan.
Kabar baiknya, tak semua orang yang terinfeksi HPV di tubuhnya akan menderita kanker serviks atau kutil kelamin. Bagi sebagian besar orang yang terinfeksi HPV, namun memiliki kekebalan tubuh (imunitas) yang cukup baik, tubuh akan mampu membersihkan virus tersebut. Sehingga vaksinasi HPV untuk meningkatkan kekebalan terhadap virus HPV merupakan tindakan pencegahan primer yang direkomendasikan oleh WHO.
Namun, bagi sebagian orang yang tidak memiliki kekebalan tubuh yang baik, virus bisa bertahan di dalam tubuh dan mempengaruhi sel berkembang menjadi kutil kelamin ataupun menjadi kanker serviks atau penyakit terkait HPV lainnya.

                              



Untuk Informasi Lebih lanjut silakan hubungi:
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/Sms/WA:082146523462
BBM : 2BA81A7A

Rabu, 04 Januari 2017

HPV 2

                                          


         HPV bisa dikatakan merupakan virus umum yang bisa terdapat pada setiap orang. Pada tahun 2001, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa sekitar 630 juta orang di dunia atau 9 -13 persen terinfeksi HPV.
Selama hidupnya, 8 dari 10 pria dan wanita akan terinfeksi HPV. HPV dapat ditularkan melalui berbagai jenis kontak genital. Cukup hanya satu kali kontak untuk terinfeksi HPV. Seseorang dapat terinfeksi HPV dari orang lain yang terinfeksi sekalipun pada orang tersebut tidak terlihat menderita penyakit atau lesi.
Infeksi virus HPV tidak memandang gender; pria pun dapat terkena penyakit HPV seperti kutil kelamin yang disebabkan oleh HPV tipe 6 dan 11, juga kanker anal, kanker penis dan kanker orofaring.
Siapa saja yang memiliki aktivitas seksual yang melibatkan kontak kelamin bisa terinfeksi HPV. Bahkan, bisa saja seseorang mendapatkan virus tersebut tanpa melakukan hubungan seksual. Karena banyak orang yang telah terpapar HPV dalamtubuhnya mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda atau gejala, dan mereka dapat menularkan virus tanpa menyadarinya.



Untuk Informasi Lebih lanjut silakan hubungi:
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/Sms/WA:082146523462
BBM : 2BA81A7A


Selasa, 03 Januari 2017

HPV

                               


       Bicara tentang HPV atau Human papillomavirus, mungkin masih banyak yang belum paham mengenai mikroorganisme yang satu ini.
Human papillomavirus mengakibatkan beban yang signifikan bagi kesehatan secara global. Human papillomavirus kira-kira menginfeksi 50-80% dari populasi. Ada sekitar 100 tipe HPV yang diketahui, 40 di antaranya menginfeksi saluran kelamin. Dari tipe-tipe HPV tersebut ada yang onkogenik (merupakan tipe virus yang berisiko tinggi menyebabkan kanker) dan non-onkogenik (hanya menyebabkan perubahan sel abnormal tetapi bukan kanker seperti kutil kelamin). Ada 9 tipe HPV yang penting, yaitu tipe HPV yang onkogenik misalnya tipe 6,18,31,33,45,52,58, sedangkan tipe onkogenik adalah tipe 6 dan 11.
Meski sebagian besar infeksi HPV hilang dengan sendirinya, menetapnya infeksi HPV tipe-tipe tertentu dapat menyebabkan perubahan sel menjadi sel abnormal.
Human papillomavirus dapat deteksi pada 99,7% wanita yang terdiagnosis menderita kanker serviks. Selain kanker serviks, HPV dapat menyebabkan kutil kelamin, kanker vulva, kanker vagina, kanker anal, kanker penis dan kanker orofaring.




Untuk Informasi Lebih lanjut silakan hubungi:
Klinik Kencana Asri Medika
Jl. A. Yani 150 Pekukuhan
Mojosari Mojokerto
Telp/Sms/WA:082146523462
BBM : 2BA81A7A